Bagi Anda pembuat konten website, sudah saatnya memiliki pemikiran yang terbuka tentang membangun Story Angle. Cara ini sangat efektif dalam menghasilkan konten-konten baru secara produktif, meskipun ide-ide baru masih belum mengalir. Cerita atau posting-an lama di website Anda dapat diubah menjadi ide cerita yang baru dan lebih seru.

Pendekatan Story Angle memberikan gagasan tentang bagaimana kita melihat suatu cerita atau konten dengan sudut pandang yang baru dan berbeda dari konten sebelumnya. Makna Angle di sini berarti bahwa kita perlu mencari posisi mana yang belum digunakan sebagai sudut pandang terhadap suatu cerita atau konten yang sudah ada. Dengan menemukan posisi baru, Anda tentunya dapat mengeksplorasi ide-ide baru untuk konten website Anda, walaupun sebenarnya sudah ada pada konten sebelumnya.

Bagi bisnis, konten website harus selalu di-update untuk dapat meningkatkan peringkat websitenya. Google selalu memantau, website mana yang selalu memiliki tren positif dalam perkembangan kontennya. Jadi, dengan semakin memperkaya konten Anda, tentunya peringkat website Anda bagi Google juga semakin meningkat.

Konten website yang segar menuntut pembuat konten untuk selalu menulis konten dan memublikasikannya seiring waktu. Dengan pendekatan Story Angle, maka saatnya Anda melihat posting-an lama di website, dan cari cara untuk menulis ulang, misalnya dengan sudut pandang yang berbeda, tambahkan ide-ide lainnya, atau tambahkan fitur keunggulan lainnya dari konten lama itu.

Tapi, bukankah itu hanya sekadar memutar cerita? Ya, itu memang memutar cerita, tapi Anda harus melakukannya dengan tepat sehingga itu bukan hanya sekadar pengulangan cerita, melainkan menjadi ide baru yang segar untuk pengunjung website Anda.

Misalnya saja, Anda selama ini membuat konten perjalanan, dan ada cerita lama tentang “10 Hal Seru yang Bisa Dilakukan Selama Berlibur di Bali”. Dengan pendekatan Story Angle, Anda perlu melihat perspektif lain yang belum dimunculkan. Bisa saja, ide muncul untuk 10 Hal yang HARUS DIHINDARI Selama Liburan di Bali, atau Liburan di Bali Anti-Mainstream, atau Selain Bali, Mana Lagi Opsi Liburan Seru. Nah, sangat banyak sudut pandang yang belum digunakan dan bisa menjadi cerita baru yang seru, kan?

Ada satu hal penting lagi yang harus diperhatikan!

Sebagaimana pengaturan Google terhadap “konten baru”, maka konten Anda harus bebas dari plagiarisme meskipun terhadap konten dalam website sendiri. Pastikan bahwa konten dengan pendekatan Story Angle ini, konten Anda sudah menjadi setidaknya 75% konten baru dibandingkan dengan konten sebelumnya. Ada beberapa tools yang dapat Anda cari dan gunakan untuk mengecek originalitas konten tersebut.

Jadi, cobalah Anda terapkan. Gunakan sudut pandang baru terhadap cerita lama, modifikasi kata-kata dan frasa dalam konten, lalu hasilkan cerita baru yang segar!

Jika ingin mengetahui cara untuk membuat konten yang menarik di website Anda, silakan hubungi tim DID&Co. di marketing@didand.co.id.

Related posts