linkedin-algoritma-iklan

LinkedIn telah mengumumkan perubahan pada algoritmanya. Menariknya, perubahan ini dibuat untuk meningkatkan engagement dan performa di antara para penggunanya. Penasaran seperti apa?

 

Pada algoritma baru ini, LinkedIn tidak selalu berpatokan pada post dan diskusi dari para penggunanya. Untuk memfasilitasi percakapan yang bersifat profesional pada jejaring sosial ini, LinkedIn lebih mengutamakan kontribusi para pengguna dan bagaimana kontribusi tersebut dibagikan, diberikan komentar serta reaksi balasan dari si pembuat konten tersebut.

 

Para pengguna juga dianjurkan untuk membuat post yang menarik dan yang bersifat mengajak pengguna lainnya untuk berkomentar atau menyukai post tersebut. Misalnya, mengajak para pengguna untuk memberikan opini mereka pada sebuah kejadian. 

 

Salah satu cara agar post Anda cepat direspon adalah dengan @mention. Dengan mention orang tersebut pada LinkedIn, mereka akan lebih berpotensi untuk berkomentar dibanding yang tidak Anda mention.

 

Setelah itu, jangan lupa untuk memberikan feedback atau merespon kembali sehingga diskusi berupa percakapan dua arah.

 

Apabila Anda ingin memaksimalkan daya tarik dan performa pada LinkedIn, selalu pertimbangkan niche audiens Anda dan jangan lupa untuk menggunakan tagar atau hashtag yang relevan dengan topik diskusi.

Related posts

close Go to compare table