pasar-ecommerce-DID&Co.

Total pendapatan ritel online di Cina, Jepang, Korea Selatan, India, dan Australia akan melonjak hampir dua kali lipat dari US$733.000.000.000 di tahun 2015 menjadi US$1,4 triliun pada 2020, menurut perkiraan Forrester. Saat ini, pendapatan eCommerce di lima pasar Asia Pasifik sudah melampaui angka gabungan untuk ritel online di Amerika Serikat dan seluruh Eropa Barat, dengan Cina dan India sebagai dua pasar eCommerce terbesar dan paling cepat bertumbuh menurut Forrester di seluruh dunia.

Dengan adanya transformasi digital ini, pertumbuhan pasar retail semakin online berkembang, terlebih dengan semakin banyaknya pilihan platform online baru yang menawarkan beragam solusi dengan keunggulan masing-masing. Hal ini membuat platform website eCommerce terus berkembang.

“Negara-negara di Asia Pasifik ini akan menjadi salah satu pemicu pertumbuhan eCommerce global terbesar ke depannya,” menurut Analis Forrester Lily Varon. “Kawasan Asia Pasifik mencakup pasar ritel online yang terdiri dari beragam ukuran, tingkat kematangan, dan dinamika industri. Namun di luar perbedaan itu, terdapat serangkaian tren yang jelas terlihat di setiap pasar di Asia Pasifik.”

  • Pasar eComerce Cina tumbuh meskipun terdapat perlambatan ekonomi.

Cina melampaui Amerika Serikat pada 2015 dan menjadi pasar eCommerce terbesar di dunia, meskipun pertumbuhan ekonomi  jatuh di bawah 7% untuk pertama kali sejak 2009. Dengan hilangnya masa pertumbuhan eCommerce year-over-year (YOY) Cina yang dulu kerap mengejutkan, pertumbuhan saat ini cukup solid dan lebih konsisten dengan pasar yang sudah matang di wilayah ini, seperti Jepang dan Korea Selatan. Bagaimanapun, Cina akan terus mendominasi pasar ritel onlinedi wilayah tersebut. Pada 2020, ritel online Cina akan mencapai $1.1 triliun, sembilan kali lebih besar dibandingkan pasar Jepang dengan $122 miliar dan 17 kali lebih besar dibandingkan pasar Korea Selatan dengan $65 miliar.

  • India adalah pasar eCommerce yang paling cepat bertumbuh di wilayah ini, tapi bukan tanpa hambatan. Sebagai pasar eCommerce terkecil dalam prediksi ini, penjualan online India akan tumbuh lebih dari lima kali lipat pada 2020 seiring jumlah pembeli online dan pembelanjaan online per kapita meningkat pesat. Namun, selain logistik yang kurang berkembang dan konektivitas yang menantang, budaya pembayaran dengan uang tunai di India masih membawa tantangan besar bagi perusahaan eCommerce.
  • Jepang, Korea Selatan, dan Austaralia adalah pasar eCommerce yang matang. Masing-masing negara memiliki semua karakterisik dari pasar eCommerce yang matang: penetrasi internet dan pelanggan broadband yang tinggi, persentase pembeli online yang besar, serta pengeluaran online perkapita yang tinggi. Namun setiap pasar memiliki karaketeristik yang unik sehingga pemimpin eCommerce yang beroperasi di wilayah ini, termasuk mereka yang sedang berencana, perlu untuk mengetahui dan mempertimbangkannya ketika menyusun penawaran.

Related posts

Leave a Reply

close Go to compare table