Agile Marketing

Kata agile berasal dari bahasa Inggris yang berarti gesit, tangkas, lincah. Dalam arti yang lebih luas, ‘agile’ juga bisa berarti terkoordinasi dengan baik. Namun, apa arti kata ‘agile’ dalam konteks pemasaran?

 

Andrea Fryrear menyebutkan definisi agile marketing sebagai pendekatan pemasaran taktis di mana tim pemasaran mengidentifikasi dan memfokuskan usaha kolektifnya pada proyek-proyek bernilai tinggi, menyelesaikannya secara bersama, mengukur dampaknya, kemudian secara berkelanjutan dan bertahap meningkatkan hasilnya seiring berjalannya waktu.

 

Agile marketing merupakan sebuah metode yang digunakan untuk mengelola sebuah kampanye pemasaran yang hasilnya dapat langsung digunakan sebagai masukan dan pertimbangan pada perencanaan awal. Proses ini dibagi menjadi langkah-langkah kecil serta tujuan agar dapat cepat bereaksi terhadap perubahan. Adapun proses ini diulang terus menerus selama kampanye pemasaran masih berjalan.

 

Pengimplementasian agile marketing memerlukan software khusus untuk mempermudah koordinasi dalam tim. Namun, pemasaran jenis ini juga umum dilakukan pada media sosial, karena disanalah ide-ide jangka pendek mudah dikonversi.

 

Agile marketing membuat sebuah tim pemasaran mampu dengan cepat merespon perubahan yang terjadi pada target audiens. Dengan begitu, metode ini dapat mempermudah Anda untuk melakukan beberapa campaign secara bersamaan. 

 

Anda juga dapat mencoba banyak hal dalam campaign Anda dan membuang cara yang tidak ataupun kurang efektif, sehingga Anda bisa fokus hanya pada hal-hal yang berhasil.

 

Banyak yang sudah mencoba dan sukses menggunakan metode agile marketing. Apakah bisnis Anda salah satunya?

 

Sebelum memutuskan untuk menggunakannya, pelajari lebih banyak tentang agile marketing dan segala hal yang berkaitan dengannya. Kehadirannya dapat membantu bisnis Anda jangka panjang dalam integrasi yang baik secara internal maupun hubungan dengan konsumen secara eksternal.

Related posts

close Go to compare table