Seberapa sering Anda harus mengunggah konten di media sosial? Tentunya ini sering menjadi pertanyaan bagi para internet marketer yang mengelola media sosial untuk kepentingan bisnis. Tidak ada rumus/formula dalam seberapa sering Anda melakukan posting, karena setiap merek atau produk memiliki kebutuhannya masing-masing. Yang terpenting dalam mengunggah konten ke media sosial adalah melakukannya secara konsisten, menciptakan konten yang berkualitas dan bermanfaat, dan menetapkan tujuan dari pemasaran di media sosial.

Unggahan konten yang menarik dan reguler tentu saja akan menciptakan engagement yang lebih erat dengan pengguna media sosial dan dapat memberikan banyak keuntungan. Dengan demikian, membuat jadwal untuk melakukan unggahan konten ke media sosial merupakan cara terbaik untuk tetap mempertahankan pemasaran di media yang masif tersebut.

Sebelum menentukan kapan dan seberapa sering konten diunggah, hal pertama yang perlu dilakukan adalah memahami media sosial mana yang sesuai dengan jenis brand atau bisnis Anda, karena setiap media tersebut memiliki keunikan dan karakternya masing-masing.

Seperti halnya Facebook, dengan jumlah pengguna media sosial terbesar, tentunya Facebook memiliki manfaat untuk menjangkau konsumen jumlah besar melalui unggahan konten iklan. Frekuensi konten yang dapat diunggah bisa berjumlah sekitar 1-2 kali sehari.

Lain halnya dengan instagram yang memiliki manfaat untuk mengunggah konten visual yang menarik untuk menggambarkan apa yang terjadi di balik bisnis, sehingga merek atau produk dapat berinteraksi lebih dekat dengan pengguna. Frekuensi konten bisa dilakukan 1 kali sehari.

Selain itu, Twitter juga memiliki keunikan tersendiri dimana perusahaan dapat merespon dan terhubung dengan konsumen secara lebih cepat dan intens. Frekuensi konten dapat dilakukan 5 kali sehari.

Setelah memutuskan jenis media sosial yang digunakan, kini saatnya untuk membagi waktu. Anda tidak perlu mengunggah konten setiap saat, karena jumlah frekuensi konten tidak menentukan kesuksesan pemasaran di media sosial. Buatlah rencana pengunggahan yang sesuai dengan produk dan sasaran pasar, kemudian pastikan rencana tersebut berjalan dengan konsisten. Consistency is the key…

Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah kualitas dan manfaat konten tersebut. Tidak ada gunanya mengunggah konten secara konsisten, namun konten yang diunggah tidak berkualitas dan tidak bermanfaat. Konten yang tidak berkualitas dan tidak memberi suatu nilai tertentu malah menurunkan minat konsumen dan kemungkinan besar akan mengurangi jumlah followers.

Scott Stratten*, President of UnMarketing menyatakan bahwa “Jika Anda mengunggah sesuatu yang tidak relevan, tidak berarti dan buruk di media sosial maka ketertarikan pengguna akan menurun. Sedangkan, jika Anda mengunggah sesuatu yang menarik dan berguna, maka minat pengguna akan meningkat dengan cepat”.

Setelah mengetahui pentingnya unggahan konten secara reguler, kini saatnya untuk menyusun jadwal pengunggahannya di media sosial. Buatlah tabel dengan jadwal unggahan per bulan atau per minggu dimana Anda dapat melihat jadwal unggahan per hari, jenis media sosial yang akan digunakan, dan isi dari konten tersebut, misalnya foto atau caption yang akan ditulis. Pastikan jadwal ini dikombinasikan dengan apa yang sedang dilakukan di perusahaan dan rencana pemasaran perusahaan.

DID&Co yang bergerak dalam bidang content marketing dapat membantu perusahaan ataupun merek Anda untuk menerapkan jadwal pengunggahan konten yang menarik dan bermanfaat secara reguler di media sosial.

Untuk informasi tentang Content Marketing dan penerapannya untuk bisnis Anda, silakan hubungi kami pada email marketing@didand.co.id

Related posts