Strategi Marketing dengan TikTok

Siapa yang tidak kenal TikTok? Laki-laki, perempuan, tua, muda, anak sekolah, karyawan, bahkan orang tua senang berjoget dan menguploadnya di TikTok. 

 

TikTok merupakan media sosial berbasis video yang berasal dari Tiongkok. Aplikasi ini memberikan special effects yang unik dan menarik yang dapat digunakan oleh penggunanya sehingga membuat video pendek mereka lebih keren. Para pengguna dapat melakukan tarian, gaya bebas, dan masih banyak lagi yang bisa dilakukan sebagai konten pada TikTok.

Lagu pada TikTok pun beragam jenisnya, mulai dari Dance, R&B, pop, Western, Korean, dan masih banyak lagi yang bisa digunakan untuk membuat video. Aplikasi ini pun gratis diunduh pada Google Play Store maupun Apple Store.

 

Dari sisi marketing, menggunakan TikTok tentu bertujuan untuk masuk ke group customer. Para pengguna TikTok adalah anak-anak umur belasan hingga 20 tahun, yang sebagian besarnya perempuan. Nah, tentu banyak sekali perusahaan yang menjadikan pengguna TikTok sebagai target marketnya kan.

 

Sebagai contoh, perusahaan fashion, skin care, makeup, bahkan makanan dan minuman sehat dapat menggunakan TikTok sebagai marketing tool.

 

Namun, rata-rata perusahaan menggunakan TikTok hanya untuk mencari awareness dan promosi, ketimbang untuk direct selling. 

 

Bagaimana dengan bisnis Anda? Apakah menggunakan TikTok masuk ke dalam list rencana Anda?

Related posts

close Go to compare table