artikel_tiktok - 30 Oct 2020

Siapa yang tidak kenal TikTok? Aplikasi yang hadir di platform Android maupun iOS ini menyita perhatian warganet beberapa waktu belakangan. Pada aplikasi ini, pengguna dapat membuat video berdurasi 15 detik yang dapat di share, diikuti dengan tagar atau hashtag dan komentar.

Mungkin sebagian besar orang menganggap bahwa aplikasi TikTok adalah aplikasi lipsync yang terkenal di kalangan anak-anak remaja. Eits.. Ternyata, TikTok lebih dari sekedar itu, lho!

Ketika kita masuk ke TikTok, aplikasi ini penuh dengan video-video menarik yang cenderung lucu dan konyol disertai dengan lagu. Pada dasarnya, TikTok mengajak penggunanya untuk berkreasi dengan membuat kontennya sendiri.

Beberapa bisnis sudah menggunakan TikTok sebagai alat promosi. McDonalds, seperti contoh, membuat #BigMacTikTok challenge dan banyak sekali yang mengikutinya.

Tak hanya McD, Lush, brand kosmetik asal Inggris juga eksis di TikTok, lho. Di video berdurasi singkat, Lush tampak mendemonstrasikan produknya.

TikTok memanglah belum banyak digunakan oleh para pebisnis. Namun, bukan berarti tidak bisa. Buktinya saja, beberapa brand papan atas telah menggunakan TikTok sebagai media promosi. Beberapa dari mereka juga memberikan challenge yang diikutsertai oleh banyak orang.

Apabila Anda ingin mencoba, gunakan hashtag challenge agar pengguna TikTok dapat berpartisipasi. Seperti contohnya Guess, yang mengajak warga TikTok untuk membuat video menggunakan denim line Guess dengan tagar #InMyDenim.

Sama halnya seperti media sosial lain, TikTok juga memiliki influencers, lho. Anda dapat membangun koneksi dengan influencers untuk jangkauan yang lebih luas.

Akan tetapi, Anda juga harus memastikan bahwa target audience bisnis Anda memang ada di TikTok ya. Jangan biarkan konten Anda sia-sia jika memang market Anda bukan di sana.

Bagaimana, sudah siapkah Anda menggunakan TikTok?

Related posts

close Go to compare table